Website milik polri kembali di retas oleh hacker


Website milik polri di retas oleh hacker



    Website milik polri kembali di retas oleh hacker - Setelah sebelumnya situs jatim raya yang di retas oleh hacker,Kini salah satu situs pemerintah milik Polri yang diretas oleh hacker dan lagi lagi mencantumkan foto orang yang sama Situs yang di retas kali ini adalah polrestadenpasar.org dan ditlantas polda riau 

    Pada situs polrestadenpasar terdapat tulisan " Madura Blackhat " yang kemungkinan adalah komunitas yang melakukan peretasan terhadap situs web tersebut

Lalu beginilah cuplikan video yang digunakan peretas tersebut (sumber : whatsapp )


    
    Semenjak perkataan " Argo Yuwono " dalam konferensi pers tersebut yang perkataannya menentang para hacker disitulah website milik pemerintah satu persatu mulai tumbang 

    Ke depannya jika ini diteruskan mungkin saja seluruh website pemerintah akan tumbang, Dan juga polisi siber di indonesia pasti malu, Masa polisi bertugas di bagian siber namun menjaga website website yang ada dalam jangkauannya saja tidak bisa 

    Sungguh disayangkan jika kemampuan pemerintah dalam mengatasi hal seperti ini terkesan tak bisa apa apa,Namun ketika ada peretas yang bisa seharusnya untuk membantu mengamankan website tersebut mereka malah memasukkannya ke dalam jeruji besi bukannya dipekerjakan untuk ikut menjaga 

    Dilansir dari halaman cnn indonesia " Kepala Pusat Studi Forensik Digital Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Yudi Prayudi menyebutkan banyak website milik pemerintah yang diretas atau di-hack karena pada umumnya tidak ada admin yang secara spesifik mengelolanya.

"Dan jika ada admin, biasanya admin juga kurang paham soal web security, sehingga mudah disusupi hacker," kata dia seperti dilaporkan Antara, Kamis (23/1).

Menurut dia, membuat website adalah hal yang mudah, namun terkadang aspek keamanannya diabaikan."

Website milik polri di retas oleh hacker
    Kita lihat saja perkembangannya ke depan apakah yang akan terjadi apakah website pemerintah akan terus ditumbangkan oleh para hacker

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim