SIRAWANG.COM: HIDUPLAH SEPERTI LARON expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Friday, March 1, 2019

HIDUPLAH SEPERTI LARON


Sebagian orang menyebut laron sebagai anai-anai. Sebenarnya laron adalah rayap yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, sehingga mereka memiliki sayap.

Ketika masih berupa rayap, mereka hidup di dalam tanah. Kemudian setelah menjadi laron barulah mereka berterbangan menuju cahaya. Biasanya pada awal musim penghujan saudara akan melihat laron mengerubungi lampu di malam hari.

Hal ini karena memang Allah yang telah memberi ilham pada laron untuk menuju sumber cahaya. Maka mereka pun akan mencarinya. Setelah menemukan cahaya, laron-laron ini saling mencari pasangan.

Sembilan puluh persen laron yang tidak mendapat pasangan akan mati, sisanya yang berhasil berpasangan akan menanggalkan sayapnya dan bereproduksi.

Jadi meskipun sebagian besar laron tersebut hanya akan mati, tetapi mereka tetap saja mencari lampu. Bagi laron, meskipun harus mati setidaknya mereka mati setelah menemukan cahaya. Subhanallah.

Jadi apa yang bisa kita tiru dari laron? Sebagai manusia, hendaknya kita juga hidup mencari cahaya. Meskipun harus mati setidaknya kita mati setelah menemukan cahaya.

Tahukah saudara cahaya sejati yang sudah seharusnya dicari oleh manusia? Jawabannya ada dalam Surat Asy-Syuro ayat 52,

وَلَٰكِنْ جَعَلْنَاهُ نُورًا نَهْدِي بِهِ مَنْ نَشَاءُ مِنْ عِبَادِنَا

"Tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami."

Ternyata cahaya yang harus dicari tersebut adalah Al-Quran. Oleh karena itu, hiduplah untuk menemukan Al-Quran.

Salam Hijrah.
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

No comments:

Post a Comment