SIRAWANG.COM: Cara Belanja Online Tanpa Rekening dan Kartu Kredit expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Friday, March 1, 2019

Cara Belanja Online Tanpa Rekening dan Kartu Kredit

Kamu nggak perlu bingung lagi mau belanja online meski belum memiliki rekening atau kartu kredit. Terdapat pilihan metode pembayaran alternatif lain yang bisa kamu gunakan.


Perkembangan e-commerce di Indonesia tentu harus diiringi dengan literasi keuangan bagi konsumennya. Literasi keuangan adalah pengetahuan atau kemampuan untuk mengelola keuangan. Yang dimaksud di sini adalah seberapa besar pengetahuan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan seperti jual beli online yang aman, serta akses untuk mengetahui berbagai alternatif metode pembayaran. Kesiapan konsumen dari segi pengetahuan cara bertransaksi tentu akan membantu perkembangan iklim e-commerce di tanah air.
Dilansir dari detik.com, saat ini masyarakat Indonesia menunjukkan perubahan perilaku yakni memilih bertransaksi online dibanding secara konvensional. Meskipun begitu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah masyarakat yang memiliki rekening bank baru mencapati 34,8%. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan e-commerce yang cukup pesat beberapa tahun terakhir, angka tersebut tentu bukan berita baik untuk pelaku bisnis online. Sebab, data tersebut menunjukkan masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan bertransaksi online karena tidak memiliki rekening bank, apalagi kartu kredit.
Mahasiswa dan remaja usia sekolah merupakan golongan yang kerap terbentur kesulitan bertransaksi online ini. Masalahnya jelas, karena belum semua dari mereka memiliki rekening dan akses pada kartu kredit. Padahal, produk impian mereka terkadang hanya tersedia secara online maupun berharga lebih murah dibandingkan di toko offline.
Tapi bukan pelaku bisnis namanya jika tidak menciptakan solusi kreatif untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Seperti pepatah “when there is a will, there is a way”, kini e-commerce di Indonesia telah menawarkan ragam alternatif metode pembayaran yang tidak terbatas pada ATM transfer dan kartu kredit saja. Berikut daftarnya:
1. Cash on Delivery (COD): Ada Barang Ada Uang
Konsumen yang gemar belanja online pasti sudah cukup familiar dengan istilah ini. Kata “cash” dan “delivery” sebenarnya sudah menunjukkan bahwa COD adalah layanan di mana konsumen dan penjual sepakat untuk melakukan pembayaran ketika barang yang dibelinya sudah sampai ke alamat pengiriman. Melalui fasilitas ini, tidak ada lagi pepatah “membeli kucing dalam karung”. Begitu barang sudah sampai ke alamat pengiriman, kamu bisa melihat dan memeriksa barangnya sesuai dengan yang diiklankan sebelum membayar.
Memahami Sistem COD
Meski COD adalah salah satu alternatif transaksi yang paling baik dalam bisnis online, namun terdapat pengecualian yang harus dipahami. Pertama, COD tidak bisa melayani seluruh wilayah. Hal ini sudah jelas karena tidak mungkin barang dari Bandung diantarkan langsung ke rumahmu di Denpasar. Memangnya kamu mau membayar tiket pesawat PP Bandung – Denpasar untuk si kurir? Tentu tidak, kan? Jadi, layanan COD ini biasanya terbatas pada area yang berdekatan dalam satu wilayah tertentu. Misalnya COD wilayah Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan sebagainya. Fasilitas COD ini juga berbeda-beda tergantung dari toko online di mana kamu bertransaksi.
Toko Online Mana Saja yang Menghadirkan Fasilitas COD?
Umumnya e-commerce di Indonesia seperti Bukalapak, Lazada, Tokopedia, Mataharimall, Elevenia memiliki label COD khusus pada produknya yang menandakan bahwa kamu bisa bayar di tempat. Sedangkan untuk Blibli.com, metode bayar di tempat ini hanya berlaku untuk produk yang bertanda “Dikirim oleh Blibli.com”. Berbeda dengan situs Bhinneka yang notabene toko online gadget dan elektronik, fasilitas COD hanya bisa dilakukan dengan cara pemesanan lewat telepon atau chat. Adapun JD.ID dan Zalora memiliki ketentuan COD untuk transaksi dengan nilai di bawah angka tertentu. Contohnya Zalora, maksimal pembelian barang hingga 2 juta rupiah.
Cek and Ricek Layanan COD di Toko Online
Untuk mengetahui ketersediaan fasilitas COD ini, pastikan kamu terlebih dahulu mengecek kolom “Metode Pembayaran” yang biasanya terdapat pada bagian bawah halaman utama. Kamu bisa memilih metode COD ini pada halaman check out saat mau melakukan pembayaran, lalu klik pilihan “COD” untuk metode bayar di tempat.
Ketentuan metode pembayaran Cash on Delivery ini bisa berbeda-beda tiap e-commerce.
2. Belanja Online, Bayar di Minimarket (Alfamart, Indomaret, dll)
Ada sejumlah keuntungan dari menjamurnya minimarket di Indonesia. Selain bisa jajan es krim kapan saja, kini kamu pun bisa membayar belanja online di sana. Caranya mudah banget, kamu cukup memberitahu kode pembayaran kepada kasir Alfamart atau Indomaret dan memberikan sejumlah uang sesuai dengan nilai transaksi.
Biaya Administrasi Cuma Rp 2.500!
Umumnya kamu akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 2.500 per transaksi. Metode pembayaran ini tentu menjadi alternatif bagi kamu yang ingin belanja tapi tidak memiliki rekening bank, kartu ATM, kartu kredit ataupun debit. Selain itu, metode pembayaran ini berlaku hingga 24 jam, sehingga kamu bisa lebih santai dan tidak dikejar waktu untuk melakukan pembayaran. Jika lebih dari 24 jam maka transaksimu akan dibatalkan secara otomatis. Sedikit berbeda, Bukalapak memberikan ketentuan maksimal pembayaran 10 jam.
E-commerce Mana Saja yang Bisa Bayar Lewat Alfamart/Indomaret?
Kini sudah banyak e-commerce yang menghadirkan fasilitas pembayaran melalui minimarket (Alfamart, Indomaret, Lawson, dll) seperti Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Blibli.com, dan JD.ID. Cukup dengan memilih metode pembayaran di ikon Alfamart/Indomaret saat mau check out, lalu tinggal klik saja tombol Bayar untuk menyelesaikan orderan dan mendapat kode transaksi pembayaran.
Meskipun begitu, terdapat beberapa ketentuan yang perlu kamu perhatikan. Di Lazada, minimum transaksi untuk pembayaran di minimarket adalah Rp 50 ribu dan maksimal Rp 10 juta. Sedangkan di Bukalapak maksimal transaksi adalah Rp 5 juta. Di JD.ID sendiri, minimum transaksi pembayaran melalui minimarket sebesar Rp 200 ribu dan maksimal Rp 5 juta.

No comments:

Post a Comment