SIRAWANG.COM: Kisah Nyata : Sembuh dari penyakit karena sedekah expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Saturday, February 16, 2019

Kisah Nyata : Sembuh dari penyakit karena sedekah

Setiap kali mendengar kata ‘sedekah’, apa yang terlintas di benakmu? Apakah berbagi atau jalan memancing rejeki?

Banyak orang yang menjadikan sedekah sebagai cara memancing rejeki untuk datang lebih banyak seperti aliran air hujan yang deras. Namun, siapa sangka ternyata sedekah pun mampu mengangkat penyakit.

"Alhamdulillah. Allahu Akbar. MasyaAllah... Saya gak bisa berkata-kata, Mba Finy. Ini kuasa Allah. 2 minggu sebelumnya anak saya divonis Jantung bocor. Udah scan, Mba. Hasilnya jantung bocor. Hati saya sebagai orang tua sedih sekali. Kenapa harus anak saya, kenapa tidak saya aja yang kena?"

Ibu itu melanjutkan, "Hati saya sedih, Mba. Tiap hari saya nangis. Tiap hari saya berdoa untuk kesembuhan anak saya. Tetapi makin hari kondisinya makin parah. Anak saya masih kecil, baru 7 tahun.”

 

Membayangkannya saja sudah cukup membuat hati meringis perih. Sungguh sakit berada di posisi orang tua si anak.

“Akhirnya saya pasrah, Mba Fin. Saya mengalihkan kesedihan saya dengan berbagi. Jadi satu minggu sebelum operasi saya bersedekah, Mba. Berbagi makanan dengan anak panti asuhan. Nah, 3 hari sebelum operasi, anak saya di-scan lagi, Mba. Untuk melihat kondisinya lebih jauh. Allahu Akbar. Allah Maha Besar. Kuasa Allah, jantung bocor tadi hilang. Gak ada. Jantung anak saya baik-baik saja seperti tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. MasyaAllah...”

Allahu Akbar! Kekuatan sedekah. Kekuatan tangan Tuhan. Jika Allah berkata terjadi, maka terjadilah.

Mumpung hari Jumat. Yuk kita jadikan Jumat ini sebagai moment terbaik untuk bersedekah. Bukan hanya semata-mata untuk memancing rejeki, bukan hanya semata-mata untuk mengangkat penyakit.

Mari kita jadikan sedekah sebagai salah satu cara belajar ikhlas dalam berbagi. Ikhlas artinya melepaskan tanpa mengharap balasan.

Itulah kekuatan lain dari sedekah, menjaga hati kita untuk tidak Riya’, menjaga hati kita untuk tetap sehat, menjaga hati kita untuk berprasangka baik pada sesama manusia dan pada-Nya.

Sekali lagi. Yuk bersedekah. Bersedekah tidak harus dengan uang. Bisa dengan tenaga. Dengan waktu. Dengan  ilmu. Bagikan apapun yang kita punya. Yang kita bisa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu Shubuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary 5/270)

Yuk bersedekah di pagi hari. Didoakan manusia aja udah seneng apalagi didoakan malaikat, senengnya berlapis-lapis. Hehe.

 

No comments:

Post a Comment