Humaniora Site: Penggunaan Wake Up dan Get Up expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Sunday, May 13, 2018

Penggunaan Wake Up dan Get Up

Oleh: Awang Darmawan, S.Pd
"Wake up" dan "Get up" memiliki makna yang berbeda. Jadi mereka tidak dapat ditukarkan tanpa sebuah perbedaan dalam arti.



1. Wake_up
"Wake up" berarti "menghentikan tidur dan membuka mata Anda".
Contoh:
-Why am I still tired when I wake up?
(Kenapa Saya masih lelah ketika Saya bangun.)
-My alarm clock rang and I woke up immediately.
(Jam alrm Saya tadi bunyi dan Saya langsung bangun.)
- When she woke up, she no longer had a headache.
(Ketika tadi dia bangun, sakit kepalanya hilang.)
-I hope she wakes up soon. We have to go.
(Saya berharap dia segera bangun. Kita harus pergi.)
"To wake (someone) up" Menyebankan seseorang berhenti makan, eh tidur maksudmya". "To wake (obyek) up" adalah sebuah phrasal verb. Ingat bahwa harus ada obyek dlantara (ditengah) "wake' dan "up".
Contoh:
* The sound of the baby crying woke me up.
(Suaranya bayi nangis itu membangunkan Saya.)
* Udin woke his friend up by throwing a bucket of water on him.
(Udin tadi membangunkan temannya demgan menyiramnya.)
2. Get_up
"Get up" bearti  "Bangun dari tempat tidar (biasanya untuk memulai  hari Anda)". "Get up" juga dapat berati "Bangun dari sebuah posisi berbaring ke posisi berdiri."
- The first thing I do when I get up is go to the toilet.
(Hal pertama yang Saya lakukan ketika Saya bangun adalah ke kamar kecil. ➡ (Kenapa harus ke kamar kecil? Karena tidak ada kamar besar.)
- This morning I got up earlier than normal.
((Pagi tadi Saya bangun lebih awal dari biasanya. ➡ (Kenapa Saya bangun lebih awal? Karena Saya sakit perut. Siangnya makan rujak hampir satu baskom.)
- I got up in the middle of the night because I was hungry.
(Saya bangun di tengah malam karena Saya lapar. ➡ (Padahal sudah makan rujak satu baskom, tapi masih saja lapar. Dasar perut karet!)
Jangan Lupa Bagikan artikel ini Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment